SMA Bina Jakarta.
Aku tersenyum menatap nama yang terukir besar di gerbang SMA tempatku menuntut ilmu. Di tempat inilah aku menemukan secuil kebahagiaanku. Apa itu? Sebenarnya, pertanyaannya bukan apa melainkan siapa itu?
Mereka adalah dua sahabatku, Kayana dan Chelsea. Yep, aku berteman dekat dengan perempuan, tidak seperti kebanyakan anak laki-laki yang lebih suka punya geng dengan sesama laki-laki juga. Di kata banci dan lain-lain sudah menjadi makanan sehari-hariku, tapi aku tidak peduli karena kehidupanku sendiri cukup rumit, aku tidak ingin menambah beban.
“Gaga!!”
Aku menoleh, menatap gadis cantik yang hari itu mengombre rambutnya sedang melambai ke arahku. “Cece!!” balasku melambai, panggilan Gaga dan Cece adalah panggilan kesayangan kami berdua. Ada satu lagi yakni Kayana, ata