"Kamu gak mau duduk dulu?" tanya Ema. Dia gang juga terlihat snagat capek. Berusaha mencari tempat duduk. Kedua mata menatap sekelilingnya. Dan, benar saja tidak ada tempat duduk sama sekali.
Dia hanya mendapatkan tatapan mata tajam dari orang-orang yang ada di sana.
"Aku capek!" runtuh Ema.
"jangan mengeluh. Aku juga capek. Lagian kamu dan kau jalan kaki berdua!"
"Kita Pergi kedepan. Siapa tahu nanti ada rumah kosong!"
"Gak mau! Nanti pasti banyak hantunya!" Kedua mata Felix menatap sekelilingnya.
"Dia melihat banyak sekali hal yang belum pernah dia temui disana. Suasana yang berbeda saat malam hari di kota dan desa. Namun Ini bahkan lebih berbeda lagi dari desa lainya. Malam yang sangat gelap. Penerangan Tidak ada sama sekali. Tidak ada hutan. Desa ini masih snagat jauh dari h