"Bapak!" serunya segera menghampirinya.
Abisatya pun dengan segera menghampiri juga. "Assalamualaikum Pak!" sapanya sambil mengulurkan tangan.
"Waalaikum salam!" jawab Pras sambil menerima uluran tangan itu, lalu keningnya berkerut sambil menyipitkan matanya memperhatikan wajah pria yang barusan mencium tangannya ini. "Ah kamu yang tolong saya waktu itu kan, ah sebentar-sebentar!" serunya sambil mengingat-ingat nama nya sambil menatap pria muda itu dengan lekat. "Ah Abi, Abisatya ya Abisatya kan?"
Pria yang disebut namanya itu pun tersenyum lebar, "Ya betul sekali Pak, aduh saya jadi tersanjung Bapak masih mengingat nama saya!" serunya sumringah karena sangat senang. Ya bagaimana tak senang kalau bapak Ajeng benar-benar mengingat namanya dengan baik padahal baru sekali bertemu saat it