Hari pemotretan prewedding pun tiba. Ajeng dari semalam sudah merasa gugup, mungkin karena tau akan bertemu dengan Abisatya. Ya pria yang sedang berusaha dilupakannya, namun ternyata sulit sekali melupakannya meskipun mereka sudah tak bertemu juga. Tapi, hari ini ia memang harus bertemu dengannya karena ya dia adalah fotografer untuk preweddingnya maupun pernikahannya nanti.
Maka dari itu hari ini ia sangat berharap kalau hatinya bisa bekerjasama hari ini agar terlihat biasa saja di depan pria bernama Abisatya itu. Agar Kama juga tak mengetahui tentang dirinya yang ternyata menyukai fotografer mereka itu. Ya jangan sampai Kama tahu, kalau tahu sudah dipastikan pria itu akan marah padanya dan ia tak mau lagi berantem dengan calon suaminya itu.
Hari ini ia dijemput langsung oleh Kama ke