Malam pun tiba, Ajeng merasa ada yang menepuk tubuhnya dan ia pun segera menegakkan duduknya dan memeriksa keadaan ibunya. "Ibu?" panggilnya panik tapi tak lama ia segera menghela napas ketika sang ibu menggenggam halus tangannya sambil tersenyum manis ke arahnya.
"Ibu baik-baik saja, Nak! Kamu pindah ke kamar yah, sudah malam!" seru sekar pada putrinya yang sedang duduk di kursi samping tempat tidur dengan wajah yang terlihat ragu dan khawatir.
"Ya Jeng, kamu tidur ke kamar, tenang saja ada Bapak! Lagipula para tamu sudah pada pulang dan besok pun bapak tidak akan menerima tamu lagi siapapun itu!" seru Prasetya yang baru masuk kamar dan duduk di ranjang dekat istrinya.
Ajeng menatap bergantian wajah kedua orang tuanya yang terlihat kelelahan itu. "Maaf yah Pak Bu!" sesalnya sambil me