Saat jam istirahat menggema, Keenan keluar dari kelas dan langsung pergi menuju papan pengumuman yang ada di lantai tiga. Ia membawa amplop di sebelah tangannya. Ia berdiri di depan papan itu dan menyingkirkan beberapa selebaran yang ada di tengah. Orang yang berlalu lalang di sekitarnya sudah mencuri pandang, namun tak dapat menangkap gambar yang ditempelkan Keenan karena tak berani mendekat. Mereka akhirnya berlalu begitu saja dan akan menunggu hingga laki-laki itu tak ada di sana.
Setelah berhasil menempel foto-foto itu, ia menulis besar-besar di atasnya. Ibu Nadine menjadi pembantu di rumah Joseph. Setelah menatap puas, ia pergi dari sana dan pergi menuju ruang makan yang ada di lantai satu.
Di pelataran sekolah, sebuah mobil berhenti. Dari ketiga pintu selain supir, keluarlah Nadi