sama Timo. Tapi, kalau marah nanti kalau ada apa-apa dengannya gimana. Fida takut saja kalau Timo kesal di tinggalin di jalan kan tidak lucu. Timo pun berinisiatif membeli minuman the angat, dan juga antimo untuk diminum oleh Fida. Supaya kekasihnya itu menjadi lebih baik. Fida tidak memperhatikan kalau Timo tidak ada di mobilnya. Saat membuka pintu belakang mobil Timo, ia heran kenapa kok ini tidak bisa dibuka. Saat Fida melihat ke dalam mobil ternyata kosong tidak ada orang. Cuaca hari ini cukup membuat mata Fida menyepit, sangking kepanasannya. Fida sedikit mengerutu karena Timo, pergi tidak bilang-bilang. Sekitar dua puluh menitan Fida menunggu Timo. Fida melihat Timo keluar dari mini market dengan membawa roti, dan juga teh hangat berada di dalam gelas plastik. "Sorry lama munggu yah,