"Untuk Apa kau ke sini? Nanti aku kena marah oleh fansmu lagi.” Julie berkata dengan suara kesal yang dia mainkan. Terdengar sangat jelas kalau betapa kesalnya dia karena apa yang terjadi sebelumnya.
Bahkan bibirnya itu sedikit maju yang membuat gemas Killian.
Dari tempatnya berdiri, Killian tersenyum kecil memperhatikan Julie yang bersikap manis.
Dia mengikuti Julie melakukan apa pun, ketika Juli berada di rak buku Killian akan mengikutinya.
“Ah, kau ini pasti ingin aku menjadi sasaran para fans mu, ya?” Julie berkata dengan nada suara yang kesal, dia menatap Killiqn sambil berkacak pinggang. Dia benar-benar ingin memarahi Killian karena apa yang terjadi barusan.
Memangnya siapa yang tidak malu mendapatkan ocehan dari banyak wanita di tengah perpustakaan yang ramai ini?
Belum lag