“Siapa kau?” tanya Nathan lagi yang mulai merasakan ada dingin darah yang keluar dari belakang telinganya.
Samar Nathan melihat wajah Winter, pria itu berkedip, rasa takut mencekik dirinya begitu kuat setelah beberapa tahun merasakan ketenangan dan kesenangan karena uang Kimberly yang dia bawa.
“Siapa aku?” Seringai Winter. Winter meraih wajah Nathan dan mencengkram wajah Nathan dengan kuat agar Nathan melihat matanya. “Aku adalah orang yang akan membalas semua kejahatan yang telah kau perbuat. Camkan itu.”
Mata Nathan berubah nanar, “Aku tidak membuat kesalahan apapun.”
“Oh. Seperti kau mulai amnesia.”
Winter segera berdiri, kemarahannya kian berkobar hanya dengan mendengar penyangkalan Nathan. Winter menarik pakaian Nathan yang tergeletak di atas ranjang, Winter segera mengikat tan