Hari ini aku pergi kerumah almarhum kakek di desa. Aku memutuskan untuk tinggal beberapa bulan dirumah tersebut, melihat pemandangan yang masih asri dan lumayan jarang penduduk. Membuat suasana di desa menjadi adem, setibanya aku dirumah almarhum kakek. Aku merapihkan barang bawaanku turun dari mobil, aku mengamati area sekitar rumah cukup kotor dan berantakan. Karena rumah almarhum kakek sudah lama tidak ada yang berkunjung, karena paman sudah memiliki rumah sendiri dan jaraknya cukup jauh dari rumah kakek.
" Bismillahirrahmanirrahim... Assalamualaikum... Permisi...." Salamku ketika membuka pintu.
Keadaan di dalam rumah cukup rapih dan tertata. Tinggal menyapu, mengepel serta mengelap beberapa tempat akan terlihat kembali bersih. Aku langsung mengambil barang bawaanku masuk kedalam rumah satu persatu dan aku mulai membersihkan beberapa tempat terlebih dahulu. Tak lama kelamaan telepon berbunyi.
Kring.... Kring... Kring...
Aku berhenti sejenak dan langsung mengangkat telepon tersebut. Telepon tersebut ternyata dari ibuku.
" Assalamualaikum Kak... Gimana udah sampe?.." tanya ibuku.
" Wa'allaikumsallam... Udah ma, tadi sejam yang lalu..." Ucapku.
" Allhamdulilah... Jangan lupa makanannya dimakan ya udah siang!!!...." Pinta ibuku.
" Iya ma..." Sambungku.
" Diperjalanan aman kan? Gada yang aneh-aneh?" Tanya ibuku.
" Ngga ma... Aman ko aman" ucapku.
" Yaudah... Kalo ada apa-apa atau butuh apa-apa telpon aja Mama ya sayang.... Oiya kamu udah ngabarin Faisal??" Tanya ibu.
" Belum ma... Belum sempet tadi kakak abis beres-beres dulu, abis ini mungkin kakak telpon.." jawabku.
" Oke... Mama tutup dulu ya telponnya... Assalamualaikum..." Ucap ibu.
" Wa'allaikumsallam ma..." Sambungku.
Faisal Ahmad adalah nama suamiku dan namaku adalah Wiranty Oktavia Dirham. Aku mencari kontak Faisal dan langsung mengabarinya.
Anty : Assalamualaikum... Aa aku udah sampe, maaf baru kontak kamu...
Faisal : Mengetik...
Faisal : Wa'allaikumsallam... Gapapa ko, btw kamu nyampe jamber??
Anty : Hm... Sekitar jam 2an..
Faisal : Udah sholat dhuhur? Kalo belum sholat dulu ya cantik...
Anty : Iya ini aku mau kok sekalian mau makan juga...
Faisal : Yaudah... Sholat dulu abis itu makan yaa, apa mau aku gofutin?
Anty : Ngga usah Aa ... Tadi mama bawain banyak makanan.
Faisal : Yaudah... Kalo ada apa-apa kabarin yaa...
Anty : Oke...
Setelah membalas pesan Faisal aku langsung beranjak mengambil air wudhu dan shalat, setelah sholat aku menghangatkan makanan yang dibawakan oleh ibuku dan setelah itu memakannya. Setelah makan aku merapihkan piring dan gelas lalu mencucinya beserta beberapa kuali serta spatula.
Bagian dalam rumah sudah bersih dan rapih, aku melanjutkan merapihkan bagian luar rumah. Memangkas dan mencabut rumput di halaman serta menyapu halaman rumah. Udara disini cukup sejuk dan segar membuat aku rileks.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul : 04.00. aku langsung mandi dan setelah itu sholat ashar. Setelah selesai sholat aku duduk diruang tamu dan melihat ada sebuah album. Mungkin ini album milik almarhum kakek, akupun penasaran dan membukanya disana ada foto paman beserta papa dan almarhum nenek. Aku melihat foto-foto tersebut terasa ada yang aneh dan bertanya-tanya kenapa warna rambut nenek berbeda dengan kita? Apa efek foto jaman dulu yang hitam putih? Ya mungkin saja. Disini banyak barang antik milik kakek yang entah darimana beliau mendapatkannya. Barang antiknya seperti memiliki desain motif kerajaan dan sepertinya vas bunga ini terbuat dari keramik asli? Emang kramik asli bisa menghasilkan gambar yang indah ya?? Pas aku mencoba mengangkat vas itu berat sekali. Belum lagi aku tidak mendapatkan baju almarhumah nenekku, baju beliau kemana ya?? Apa sudah disumbangkan?. Reflek aku melihat foto pernikahan kakek, kenapa tidak menggunakan baju adat saja?? Malah menggunakan baju kerajaan? Apakah menikah dijaman dulu diwajibkan menggunakan pakaian kerajaan ya???
Jam pun terus berputar dan akupun tertidur lelap setelah sholat isya. Jam menunjukkan pukul : 05.00 pagi dan alarm hp ku berbunyi. Aku bergegas bangun dan mengambil wudhu lalu sholat Subuh. Setelah selesai sholat subuh aku melanjutkan beres - beres rumah yang belum sempat aku rapihkan, aku membuka satu persatu kamar dan merapihkan nya.
" Sepertinya ini kamar almarhum kakek... Banyak buku - buku dan baju milik beliau...!!" Ucapku.
" Apa ini??..." Sambungku kaget.
Aku menemukan sebuah kunci aneh yang tersimpan di bawah lantai kamar kakek. Lantai kamar kakek emang tidak menggunakan keramik, entah kenapa masih tanah. Aku keluar kamar dan mencari cangkul milik kakek dan mulai menggalinya karena penasaran dengan kunci yang tersimpan didalam lantai.
Setelah aku gali ternyata ada sebuah kunci dan sebuah kotak kecil yang terkubur didalam lantai kamar kakek. Setelah aku ambil kotak tersebut dan mengeluarkannya dari lantai, kemudian aku menutup kembali lantai kamar kakek dan membawa kotak itu ke ruang tamu. Aku menyimpan terlebih dahulu cangkulnya dan membawa beberapa lap basah serta air. Aku mulai membersihkan kotak tersebut dan melihat ada ukiran di seluruh badan kotak tersebut.
" Apa jangan-jangan aku menemukan harta Karun?? Hehehe..." Gurauku.
Setelah membersihkan kotak tersebut dan aku mulai membukanya dengan kunci yang masih menempel di kotak tersebut. Aku melihat ada sebuah kalung liontin yang rusak dengan motif yang aneh, namun terlihat bagus dan indah. Didalamnya hanya tertinggal liontin saja tidak ada apapun, aku langsung menelepon papaku.
" Assalamualaikum pa... Anty mau tanya!?.." tanyaku.
" Wa'allaikumsallam ... Iya kak? Mau tanya apa??..." Tanya papaku.
" Gini loh pa.." aku menceritakan apa yang aku temukan di lantai kamar kakek kepada papaku, papa meminta untuk memfotokan liontin itu.
" Oh... Liontin itu!!..'' ucap papa.
" Papa tau liontin ini???..." Tanyaku.
" Itu liontin milik almarhumah nenekmu... Kalo kamu mau ambil aja..." Ucap papa.
" Beneran ini boleh buat Anty??? Nanti kalau paman nanyain gimana??" Tanyaku.
" Ngga sayang... Kalo kamu mau ambil aja ya.., asal kamu jaga dan rawat aja liontinnya ya!!..." Pinta papa.
" Baik pa..." Sambungku.
" Udah dulu ya sayang... Warung papa lagi rame, nanti papa telepon lagi ya... Sekalian papa mau tanya ke pamanmu dulu tentang liontin itu.. Assalamualaikum..." Tutup papa.
" Iya pa wa'allaikumsallam..." Sambunagku.
Berarti ini liontin milik almarhumah nenekku. Aku suka dengan desain modelnya kaya di filem fantasi gitu. Aku melanjutkan beres - beres kamar yang belum sempat aku bereskan. Setelah selesai aku memasak.
" Pertama - tama aku mau membuat nasi goreng dan Chiken katsu..." Ucapku.
Aku mulai menyiapkan bahan-bahan sayuran serta daging dan beberapa bumbu aku hari ini akan membuat chiken katsu simpel Alan rumahan. Setelah aku selesai dengan chiken katsu aku melanjutkan membuat nasi goreng yang simpel.
Setelah makanan jadi aku mengambil minum dan makan sedikit-sedikit. Ingat ya sebelum makan atau minum kita harus berdoa terlebih dahulu yaa!!.