“Kal, boleh aku menanyakan sesuatu pada kamu?” tanya Matteo ketika mereka sedang menikmati makan siang mereka di area luar kafetaria. Mereka duduk bersampingan sambil menatap pemandangan siang kota London. Akhir-akhir ini, cuaca di London sangat cerah dan itu cukup berpengaruh pada suasana hati mereka sendiri.
“Asalkan kamu tidak menanyakan jawaban aku atas pertanyaan kamu tiga hari yang lalu, aku akan mempersilakannya.” Kalila menjawab dengan sedikit ketus, tapi Matteo tahu kalau wanita itu hanya bergurau.
Matteo tertawa kecil. “Tidak, aku sudah berjanji pada kamu untuk memberikan kamu waktu. Jadi, aku tidak akan menanyakannya sekarang.” Matteo mengambil gelas minumannya dan meminum air di dalamnya sebelum melanjutkan perkataanya. “Aku hanya ingin bertanya soal Atlas. Apa boleh?”
Tubuh