HAPPY READING GUYS!!!
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
AUTHOR POV
'Aku janji bakal balas dendam ke orang yang udah bikin kamu pergi selamanya dari hidup aku' Batin Lea
lalu lea pun tertidur sambil memegang foto seorang cowok
MARKAS RB...
"Bang gue nggak tega liat lea kaya gitu" kata ana sambil melihat ke laptopnya
"Lo pikir gue enggak" Kata seorang tangan kanan di RB yang disebut 'bang' itu
"kita harus bantu lea biar lea lupa dengan dia" kata vella sambil menatap kosong ke laptop tersebut
Sedangkan mereka yang berada dimarkas tersebut hanya menganggukan kepala mereka yang artinya mereka setuju
Skip paginya...
Kringg.....Kringgg........
Brak..
"Iya iya ini gue bangun"Kata lea sambil melihat jam bekernya yang hancur karenanya
Drettt....drettt.....
"Siapa sih yang nelfon pagi pagi gini"monolognya sambil mengambil mengambil Handphone tersebut
"Hallo" katanya dengan lembut
"Lea Daddy mau kamu sekarang pulang ke mansion"suruh dad nya
'untung tadi gue liat siapa yang nelfon klu nggak,nggk kebayang gue' Bati lea lega
"iya iya dad sekarang aku pulang" kata lea ke Daddynya itu
"Yaudah hati" dijalan"kata Raffa (Daddynya lea)
Daddynya pun langsung memutuskan telfon tersebut secara sepihak
"Huh untung Daddy gue kalau nggak liat aja tuh"katanya sambil misuh misuh sendiri
skip udah sampai mansion....
"Assalammualaikum wahai penghuni rumah mana nih red karpetnya rose blekping datang nih" kata lea sambil teriak teriak
"waalaikumsalam lea jangan teriak" ini bukan hutan" kata Mommy nya yang juga teriak"
"Mommy juga teriak" tuh"balas lea
"Daddyyy"panggil lea ke Raffa
'emak ama anak sama aja tapi tetap sayang kok' Batin Raffa
Lea yang mendengar isi batin Daddynya pun cekikikan
"Lea juga sayang Daddy kok"kata lea ke Daddynya
"kok kamu tau,isi hati Daddy"kata Daddynya keheranan
"ya dong anak Nyonya Vasya Alegre gitu loh" kata Mommy nya sambi tersenyum
"Anak aku juga kali" kata Daddynya ketus
Diam - diam menyukaimu /plak
Diam - diam lea pun pergi ke kamarnya
Hufft....
hela lea karena dia kecapean saat sampai di mansion keluarganya
LEA POV
Gue pun beranjak dari kasur ke sudut kamar karena disana banya foto -foto kenagan gue sama dia,seandainya waktu itu gue datang lebih cepat pasti dia masih disini sama gue
Flashback on
"Bisa lebih cepet nggak sih bang gue takut varo kenapa - napa" kata lea dengan panik,gimana nggak panik kekasihnya disekap oleh musuhnya
"iya - iya sabar le ini juga udah kecepatan tinggi" kata leo sambil menenangkan lea
Setelah 30 minutes mereka sampai di sebuah gedung kosong
"Ayo cepat kalian cari di setiap sudut ruang yang ada disini"perintah lea ke semua anak buahnya
Lea pun juga ikut mencari di lantai 3 lantai tertinggi di gedung itu
Dorr....
"VAROO" Teriak lea
Lea pun memcari arah suara itu namun saat sudah sampai disana varo sudah tergeletak di lantai bangunan tersebut
"s****n KALIAN BERDUA!!!" TERIAK LEA KE MEREKA
Dorr...
Dorr...
Setelah menembak musuhnya lea pun segera mendatangi varo meletakkan kepalanya ke paha lea
"Varo"panggil lea lirih
"Ak -ku n-nga -papa,k-kamu jangan nang-is a-aku nggak s-su-ka" kata varo dengan sangat pelan
"nggak papa apanya kamu ketembak dan kamu bilang nggak papa" tanya lea tak percaya apa yang dikatakan kekasihnya
"B-bo-leh aku m-minta sesuatu d-dari kamu" tanya varo pelan
"apa" tanya lea lirih,dia sedih melihat kekasihnya terluka
"Aku m-mau kamu janji tetap b-bahagia w-walau tanpa a-aku" kata varo sambil melihat lea dengan kasih sayang
"nggak,aku nggak akan bisa bahagia tanpa kamu" kata lea marah,ia tak mau kekasihnya pergi darinya,dia tau apa maksud dari perkataan kekasihnya itu
"Aku m-mo-hon sama kamu" kata varo lirih
"iya aku janji aku bakal bahagia" kata lea lirih sebenarnya ia tak mau mengatakan itu
"Makasih u-untuk uhuk se-semuanya,ak-ku sa-yang kamu"kata varo dengan sangat lirih
"NO NO VARO JANGAN TINGGALIN AKU PLISS HIKSS HIKSS" teriak lea sambil memeluk tubuh varo yang sudah terbujur kaku varo tanganya pun sudah dingin
Leo dan anak buahnya yang mendengar suara lea pun langsung lari kelantai 3
"lea"lirih leo melihat lea sangat terpukul seperti itu.dia pun juga sedih karena varo sudah tidak ada dia sudah menganggap varo seperti adiknya
"Varo kamu bercanda kan kamu bercanda kan jawab aku Varo" sambil mengerakkan badan varo
"lea sadar varo udah nggak ada" kata leo sambil menyadarkan lea
"Hikss Hikss Hikss" tangis lea
Flashback off
Tanpa sadar air mata lea pun menetes mengingat kejadian yang lalu,lea pun berjalan ke balkon kamarnya
'aku janji bakal bahagia,kamu tenang disana ya aku sayang kamu varo' batin lea sambil melihat senja
..
.
.
.
makasih yang udah baca cerita aku