Terbebas dari belenggu, tapi Neuri sama sekali tidak berubah ke wujud manusianya. Ia diam seperti burung soebil, mematung tegap dengan bola mata yang juga tidak tergoda melirik.
Di tengah suara hujan dan guntur, ada suara teriakan dan tangisan yang pilu didengar. Namun, Neuri sama sekali tidak tertarik dengan penderitaan seperti itu, yang ia lakukan hanyalah menatap Loqestilla Vent di depannya. Meskipun hanya mampu melihat punggung serta rambut merah Loqestilla yang basah, Neuri yakin bahwa wanita itu pasti sedang merasa bahagia.
Tentu Neuri senang karena Loqestilla mau melindunginya sedemikian rupa, hanya saja … hanya saja pembanta-ian yang terus menerus dilakukan membuat Neuri sadar, bahwa sepertinya Loqestilla merasa senang bersamanya karena bisa menghabisi orang lain dengan alasan ke