yaa sekali lagi kuperjelas dan kuyakinkan mata ini, betul saja seorang lelaki peserta MOS duduk disamping persis dekat kepalaku,
eeh ngapain kamu disini sana balik gih emang udah kelar lalu anak itu tertawa sembari menunjuk kearahku dengan kerutan dijidat,
aku bingung dan mencoba mencari penjelasan, "iniloh kaka jaket aku" suaranya terdengar sembari menunjuk ke arah pahaku,
dengan penuh rasa malu aku berdiri dan memberikan jaketnya lalu aku bergegas pergi meninggalkan anak itu tanpa tau siapa namanya.
betul saja ketika keluar dari kelas kulihat langit sudah berubah gelap, kulihat jam ditanganku betul saja jam 18.30,
karena perasaan malu dan aneh kok bisa yaa? lalu ku ingat-ingat lagi tetap tidak ada bayangan lalu aku menyenderkan kepalaku ketembok dan kuyakinkan diriku dalam hati,
aku bergumam dalam hati "yaudahlah biarin ajah adek kelas ini toh gak kenal juga"
lalu dari jauh kulihat hani dari lantai bawah melambaikan tangan aku berusaha untuk berlari dianak tangga sekolah agar segera sampai belum melangkah jauh pergi,
aku melihat ahmad dan eri dipojok bawah tangga sekolah,
yaa pasangan kekasih itu sepertinya sedang bertengkar entah apa masalah mereka,
eemm ....
akupun kembali teringat kejadian tadi siang, jangan-jangan mereka bertengkar karena aku memeluk spontan ahmad.
hatiku bergumam,
"ini cwe berlebihan banget deh masa segitunya lagian kan sebelum kenal kamu ya eri ahmad udah sahabatan sama aku kesal"
kudengar suara eri yang marah berkata "sekarang kamu pilih aku atau alend teman kamu itu? teman tapi mesra"
hah ....
apa aku kaget bukan main seolah olah ada sisa makanan dileherku dan kututup mulutku dengan kedua tanganku yang tidak bisa tertutup sendiri mendengar itu rasanya aku tidak terima seakan aku ini w************n !!!!
kudengar suara ahmad yang membalas perkataan eri,
"yang kamu cemburu sama alend? kan kamu tau emang kita udah deket dari dulu dan kamu bkn memberi aku pilihan"
tapi kamu membuat aku membenci sahabatku sendiri !!!! suara lirih terdengar "kita putus ajah" eri mengatakan itu pada ahmad.
lalu ahmad terdiam sesaat, dia melangkahkan kakinya yang panjang meninggalkan wanita itu seakan-akan ahmad putus asa tanpa berkata apapun,
lalu yang kulihat eri merasa perkataannya keterlaluan dan mencoba menghentikan ahmad,
yang yang seru eri, terlihat ahmad tidak menggubris berlalu dari hadapan eri,
ahmad berjalan semakin menjauhi eri, eri mencoba menahan.
tetapi tatapan tajam ahmad terlihat jelas,
tidak pernah kulihat sebelumnya, seakan ahmad bukanlah ahmad yang ku kenal,
dengan mangangkat jari telunjuk menandakan bahwa ahmad marah dan tidak bisa diganggu.
ahmad pun berlalu menjauhi eri ....
dengan pennyesalanya eripun menangis.
haripun semakin malam "len kamu dari mana sih lama amat udah 1 jam ini" hani bergumam,
yaa 1 jam setelah hani melambaikan tangan padaku.
kulihat jam ditanganku 19.25.
ratna bertanya sembari manaikan alisnya, kamu pulang bareng atau dijemput?
aku masih memikirkan mereka yaa ahmad dan eri,
lalu ratna berkata "itu bukan urusanmu jangan ikut campur bahkan merasa bersalah"
mataku membesar kaget ternyata ratna mengetahuinya terlihat wajah kebingungan dari hani memandang aku dan ratna
"kalian ngomonging apasih" aku dan ratna kompak aah itu gak ada, udahlah yuu kita pulang sembari menggandeng tangan hani ....
aku dan ratna pulang kami mengendarai motor, aku duduk dibelakang dan ratna yang memgendarai motor kami,
diperjalanan pulang aku langsung bertanya pada ratna,
rat emang kamu lihat pertengkaran eri dan ahmad yaa?
ratnapun menjawab yaa lihatlah, tapi aku belum tau pasti yang sebenernya ada apasih len? tanya ratna padaku.
besok ajah deh kita ceritanya ya rat, aku ngomong juga nanti kamu gak fokus naek motor. ucapku pada ratna.
ratna mengangguk mengiayakan ucapanku.
1 minggu berlalu setelah MOS dan juga kisah cinta ala ala ahmad dan eri,
mereka kembali mesra saling melempar pandang sembari tersenyum senyum
"iiss berlebihan sekali geli banget liatnya" suara hani terdengar,
kemudian ratna menjawab namanya juga lagi kasmaran sembari tertawa haha,
aku menimpali iyah yaa karena kita jomblo ajah kali ya haha tawa kami pun pecah.
ahmad dan eri kembali berbaikan setelah perkara itu dan ratnalah yang membantu mepersatukan mereka kembali karena eri meminta tolong pada ratna 2 hari yang lalu,
karena iba akan ketulusan eri ratna mencoba bicara pada ahmad,
mad kamu sama eri lagi bertengkar? apa masalah kalian? sebelum ahmad menjawab ratna kembali berkata klo pasangan kita cemburu wajar dan tandanya memang pasangan kita sayang sama kita yaa kan mad sembari tersenyum dengan mata tertutup khas dari ratna.
ahmad pun menjawab pertanyaan ratna aku tidak suka dengan sifat eri yang memberi aku pilihan yang ternyata bukan pilihan.
ratnapun bingung mengerutkan alisnya dan ahmad menceritakan masalah mereka yang sebenernya ratna sudah tau secara detail dariku ratna menarik nafas dan mencoba manjadi penengah iyah paham tapi apa kamu mau kehilangan wanitamu?
gak sayang neh waktu 1 tahun hubungan kalian?
mendengar perkataan ratna ahmad pun menjawab baiklah rat aku akan coba bicara pada eri,
lalu ratna berkata nah gitu dong dan menepuk bahu ahmad, jadilah lelaki jantan sembari tertawa haha ....
Bersambung