Manggala datang dengan mangkok besar berisi mie soto dengan telor dan juga sayur sawi di dalamnya. Aroma harumnya memenuhi seluruh ruangan. Di mana memancing para pengguni perut untuk segera mencicipi. Terlebih lagi ini masakan lelaki tersebut. Yang dijamin rasa dan nikmatnya luar biasa.
Seketika kedua bola mata Sela berbinar. Tak menyangka saja lelaki itu bisa tahu apa yang diinginkan. Padahal tadi, ia tak pesan apa-apa. Seolah lelaki itu bisa membaca pikirannya. Kalau seperti ini, tak ada alasan untuk menolak. Seketika perutnya kosong.
Ke mana perginya buah dan s**u yang dimakannya. Tenntu saja bearda di calon buah hati mereka. bisa dipasikan berat badannya akan naik berkali-kali lipat. Akan tetapi Gisela merasa senang. Sebab, ia tak perlu lagi merasakan mual dan muntah. Sungguh diri