BAB 21
Setelah pertemuannya dengan Brian dan Tuan Nelson, Briana berencana pergi ke kantornya, sehingga dia menolak ajakan Brian dan Tuan Nelson untuk pulang bersama.
“Kau yakin? Bahkan kau tidak pulang sejak kemarin,” ucap Brian.
“Aku hanya mengecek kantorku sebentar, dan pastinya aku akan pulang malam ini,” ucap Briana.
“Jika aku tahu kau kembali ke markas, aku akan membuat perhitungan padamu,” ucap Brian yang membuat Briana tersenyum.
“Jika kau merindukanku katakan saja, tidak perlu sampai mengancam. Caramu mengungkapkan rindu sangat buruk, Brian,” cibir Briana.
“Ck, aku tidak merindukanmu,” ucap Brian bersungut-sungut, “Ayo, Ayah, kita pulang!”
Tuan Nelson hanya tersenyum geli melihat interaksi putra putrinya. Apalagi sikap Brian yang bisa berubah-ubah jika itu menyangkut Briana