Marie tampak tidak bersahabat, moodnya juga sedang tidak baik karena sedari tadi ada aja gadis-gadis yang ingin berfoto bareng dengan Jonathan. Jonathan sendiri yang sudah melihat betapa cemburunya pacarnya itu tadi, dengan halus menolak para gadis yang ingin berfoto kepadanya. Hal ini dilakukan untuk menjaga perasaan Marie yang kian memburuk jika ada saja gadis yang menghampiri mereka berdua.
Pada akhirnya mereka memutuskan untuk duduk di sebuah gazebo sembari menunggu bianglala nya beroperasi.
Jonathan tampak serba salah, ia ingin memberikan ruang untuk Marie sendiri namun ia takut terlihat seperti pria yang tidak bertanggungjawab. Sepertinya dengan segera ia harus menenangkan perasaan Marie yang sedang bercampur aduk,
“Marie…” panggilnya disela-sela kecanggungan yang tercipta sela