Jonathan tidak bisa melakukan apapun selain diam di tempatnya, ia bahkan tidak membalas pelukan sang ibu untuknya. Untuk beberapa saat ia terdiam sampai ia sadar jika tubuhnya sedang berkeringat. Ia pun melepaskan pelukan sang ibu dengan alasan ia masih berkeringat,
Ayunia menatap sang putra yang sudah semakin dewasa. Ia tersenyum,”Tidak masalah, toh dulu saat kamu kecil, kamu sering pulang dengan pakaian yang sudah kotor banget dan kamu terbiasa harus memeluk mama setiap kali kamu sampai rumah,”
“Berhentilah bicara mengenai masa lalu,” ujar pria itu dengan dingin. Ia berjalan melewati sang ibu yang masih menatapnya dengan penuh kasih,
“Kamu mau mandi?” tanyanya yang tidak dijawab Jonathan yang langsung saja melenggang masuk ke dalam kamarnya. Wanita cantik itu mengulas senyum yang s