“Jadi kedua orang tuamu yang sekarang ini adalah orang tua angkatmu?” tanya Jonathan sembari mengelus lembut kepala sang kekasih yang tengah meletakkan kepalanya di bahu Jonathan. Kini mereka berada di ruang tamu dengan televisi yang tidak menyala. Mereka sempat menyalakan televisi, hanya saja pada akhirnya mereka terlalu sibuk dengan pembicaraan mereka yang mendalam ini. Mereka juga menyudahi belajar mereka dan memutuskan untuk pindah saja dari kamar kemari.
Marie mengangguk kecil, membenarkan apa yang dipertanyakan oleh Jonathan.
“Iya, mereka sebenarnya adalah tante dan omku, mereka sudah menikah lama namun tidak kunjung mendapat momongan. Kebetulan keluarga kami dekat makanya mereka sudah tidak asing lagi bagiku ketika aku pertama kali menginjakkan kakiku ke rumah mereka,” jawabnya