Sisil yang telah selesai makan berjalan ke luar dari ruang makan, dia bertemu dengan Farrel yang kebetulan hendak menuju ke dapur.
"Kau sudah selesai makan? Bagaimana kandunganmu? Apakah dia masih rewel seperti biasa?" Farrel menghentikan langkahnya didekat Sisil.
Dia menyapa Sisil dengan tangan tersimpan rapi di dalam kantong celananya, Sisil melirik penampilan farrel. Rasa gatal di dalam hatinya untuk bertanya pada Farrel tentang kamar itu semakin menjadi tapi dia tidak berani mengeluarkan suara karena tahu seperti apa tipe Farrel.
"Kenapa kau diam saja? Bukankah kamarmu sudah pindah ke lantai bawah? Kenapa kau masih naik ke lantai atas? Turunlah menggunakan lift jangan turun naik tangga seperti biasa, hati-hati dengan kandunganmu ini." Setelah mengatakan itu Farrel meninggalkan Sisil