Alena memilih diam setelah mengatakan itu, dia mencoba merapikan rambutnya kembali namun masih saja terlihat berantakan. Kesal dengan semua itu Alena memilih berjalan ke cermin mengeluarkan sisir yang selalu ia bawa ke mana-mana itu dari dalam tas.
Robert tertawa mendengar apa yang Alena katakan, ingin rasanya Robert membungkam mulut manis Angela itu namun dia tidak bisa melakukan semuanya secara terang-terangan atau Alena akan kabur. Lebih parahnya lagi Robert takut Alena akan lari ketakutan melihat apa yang akan dia lakukan nanti.
"Kenapa Paman tertawa? Paman mau bilang aku enggak laku juga sama kayak si kumis kucing itu," sungut Alena tidak terima ketika mendengar tawa keras Robert.
Robert semakin tertawa mendengar itu, tawa kerasnya membuat Alena semakin kesal. Akibat tawa Robert du