"Pergilah ke luar! Bawa beberapa pelayan pria ke sini untuk segera menyelamatkan wanita yang ada di tempat tidur." Ananta memberi perintah, dia menatap tajam Atlanta yang hanya tersenyum kecil seolah tidak berdosa.
Atlanta duduk di sofa kamar ia memandang rendah Ananta dengan senyum cibirannya membuat Ananta merasa kesal tapi Ananta tahu dia tidak bisa melampiaskan kekesalannya sekarang. Ananta melirik pada cairan merah yang membasahi lantai, Ananta mencari kain yang bisa digunakan untuk menutupi cairan merah itu lalu berjalan keluar kamar meninggalkan Atlanta yang sibuk menyalakan rokok rokok.
Asap rokok mengepul di udara menyebarkan aroma tembakau yang kuat, Ananta berusaha tidak peduli dengan itu semua Ia terus melangkah ke lantai bawah mencari cara cara untuk bisa membawa Atlanta ke