Anandita tampak puas bahkan berlagak sombong di depan Steve, dia merasa ketika memiliki kekuatan dia akan bisa sombong selamanya. Anandita memamerkan kemampuannya yang berhasil memikat seseorang tapi dia tidak tahu kalau di atas pria itu masih ada pria lain yang lebih berkuasa.
"Cih, hanya menjual diri saja kau sudah pamer. Begitu rendah dan gampangan, jadilah wanita berkelas wanita yang mampu berdiri dengan kakinya bukan dengan mulutnya saja." Seorang wanita dengan bekas luka di pipi berjalan ke luar dari kerumunan.
Bekas luka di pipinya terlihat memanjang juga menyeramkan karena luka itu terlihat dari tepi matanya hingga ke leher, wanita itu tersenyum kecil pada Anandita tapi kekejaman di matanya membuat beberapa orang di sana langsung mengambil langkah mundur sedikit menjauh
Aura yan