Sesampai di kediamannya Alena langsung masuk ke dalam kamarnya, perasaan lelah yang begitu kuat memaksa Alena untuk segera berbaring di ranjang. Kantuk langsung menyerang Alena membuat dia langsung larut dalam mimpi indah ketika kepalanya menyentuh bantal.
Alena mengalami mimpi aneh, dia merasa hidupnya begitu bahagia, mimpi-mimpi itu terus terulang seperti sebuah kaset yang baru saja dibeli. Alena terbangun di sore hari tepatnya ketika jam di dinding menunjukkan pukul setengah enam, ketika melihat itu Alena buru-buru berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah mandi Alena mencari pakaiannya lalu berjalan menuju ke lantai bawah untuk melihat apakah Aleta sudah pulang atau belum.
"Mbak, apakah Aleta sudah pulang?" Alena menghentikan pelayan yang akan berjalan ke dapur