"Belum selesai?"
"Iya, liat ini masih huruf yang acak dan gak bisa jadi sebuah kata ataupun kalimat yang berarti," jelasnya pada pria yang bertanya itu.
Karel mengangguk mendengarkan penjelasan wanita itu sambil berdiri di dekatnya menatap layar yang sudah penuh dengan berbagai coretan.
Ia membacakan tulisan yang berada di buku itu pada lembaran kertas ke tiga belas. "Hey kau, ku ucapkan selamat bagi mu yang telah menemukan ku di ketiga belas ini. Berapa lama kalian menemukan buku ini? Apakah lama? Atau sebentar? Sekali lagi ku ucapkan selamat kepada mu yang telah menemukan buku ini, ku harap buku ini di temukan pada orang yang tepat." Berhenti sesaat lalu kembali menatap semua yang berada di ruangan pertemuan itu.
Wanita itu kembali berucap, "dari sini sebenernya udah keliatan kalo