Karel memperlambat langkah nya agar sejajar dengan Leo. Karel melirik ke arah Leo yang tengah melihat beberapa makanan. Sesekali Leo membuka ponsel nya dan memasukkan nya kembali ke saku nya.
Leo menoleh pada nya, Karel bernapas lega karena ternyata Leo juga menyadari nya. "Keju atau coklat ?" Sambil melihat dua makanan yang berada di kedua tangan nya dan menatap Karel meminta jawaban.
Karel menghembuskan napas dengan berat. Ternyata Leo bukan menyadari tatapan orang yang mengikuti mereka, tapi dia tengah bingung memilih antara rasa kedua roti yang di pegang nya itu.
"Beli aja lah semua nya kan lo banyak duit," jawab Karel dengan malas dan berjalan lagi mencoba mengabaikan orang yang di sudut sana memerhatikan mereka. Ia tidak habis pikir, Leo yang katanya adalah agent hebat, tapi dia b