Leo melihat tingkah semua teman nya hanya menghela napas saja. Dirinya tidak menyangka kalau akan berteman bersama orang tidak waras. Leo akui kalau kegilaan mereka sudah di atas normal manusia lain nya, bagaimana bisa seorang manusia bertengkar aneh seperti itu dengan orang yang menyoraki nya, yaitu Allea juga tidak termasuk normal, dan ada teman nya lagi yang membuat siaran langsung untuk mengadakan taruhan, dengan penonton yang tidak sedikit, ternyata benar sekolah itu di isi dengan murid aneh semua.
"Dah lah gua doang yang normal," ucap Vela.
Leo melirik kearah Vela, ok mungkin Vela termasuk lumayan normal. Kenapa hanya lumayan normal bukan hanya normal? Tentu saja jawaban nya karena kalau dia normal untuk apa au berteman dengan mereka semua yang aneh. Dan ya seperti nya Leo pun ber