Suara jatuh ke aspal dengan keras. Bukan Leo atau pun Karel, tapi anak laki-laki yang ingin menyerang Leo tadi terjatuh tersungkur di aspal. Karel yang melihat itu terkejut karena Karel bahkan tidak menggeluarkan tangan nya dari saku nya, dan bisa membuat lawan nya tersungkur seperti itu.
Leo melihat sepatu nya dan kembali berdiri tegap. Lawan nya jatuh hanya karena satu tendangan dari Leo, ketika lawannya berlari menyerang nya Leo dengan lewat menendang perut nya, beruntung kaki panjang nya itu di balut sepatu yang keras. Sebelum pukulan lawannya mengenai wajah Leo, kaki Leo sudah mendarat tepat di perut lawan nya, membuat lawan nya itu tersungkur.
"Wah gila kaya bapak nya kian santang," komentar Verell yang melihat Leo menendang lawan nya dengan santai tanpa mengeluarkan kedua tangan