Vela mencolek pipi Allea yang membesar karena tengah mengunyah makanan nya. "Duh ke pause ya ini." Vela terkikik geli, sambil terus menekan-nekan pelan pipi teman nya itu.
"Teken dimana sih ini biar jalan lagi." Vela menekan-nekan pipi Allea membuat kedua teman lain nya yang menyaksikan nya tertawa.
"Ayo teken tombol nya, itu pipi nya jadi merah," sahut Verell dengan gelak tawa nya. Pemandangan yang langka bagi Verell, jadi ini sangat lah lucu.
"Buku pencet nanti keburu se muka merah semua." Alfi terus tertawa sambil memegangi perutnya.
Allea tersentak ketika merasakan kedua pipinya di tekan-tekan, ia langsung melanjutkan mengunyah nya untuk menghaluskan makanan nya dan menelan nya. Dan Allea baru menyadari kalau gelak tawa teman-teman nya itu adalah dirinya. Ia kira menertawakan hal