Karel terkejut karena ternyata Leo tetap mengucapkan nya. Dasar menyebalkan sekali kan, ia pikir Leo akan diam saja dan tidak mengeluarkan sepatah kata pun, padahal dirinya sudah bernapas dengan lega. Tapi, ternyata itu semua hanya keinginan Karel saja. Leo memang tetap selalu menyebalkan dimana pun dan kapan pun.
Revan tertawa, "ternyata penakut ya." Dan menyalakan mesin mobil nya untuk meninggalkan tempat ini sesegera mungkin sebelum langit menggelap. Ya, walaupun dirinya tidak penakut, tapi tetap saja mengerikan.
"Lah lo juga pasti takut kan, bayangin aja di tempat kaya hutan gini cuma kita doang. Kalo mobil kita mati di tengah jalan gimana?" Karel mencoba menakuti teman nya itu, dia tidak mau takut seorang diri, seperti pengecut saja. Jadi, Karel lebih baik mengajak teman nya saja