Anastasia telah selesai dengan make up tipis di wajahnya, ia juga sudah menggunakan pakaian kantornya yang seperti biasa celana levis dengan kemeja berwarna pastel, tidak lupa ia menggunakan tanda pengenal yang ia kalungkan dileher. Gadis tersebut berkaca untuk melihat penampilannya, ia tersenyum manis lalu bergumam, "Perfect, sekarang tinggal berangkat."
Anastasia mencari keberadaan kunci motornya lalu berkata, "Aish kunci motor gue mana ini, ya Allah pagi-pagi ada-ada saja deh." Dengan dumelannya masih terus berusaha mencari, hingga deringan telepon berbunyi membuat gadis tersebut mengambil ponselnya sambil tersebut mencari keberadaan kunci motornya.
"Halo, kenapa?" tanya Anastasia.
"Kok jawabnya gitu, kamu enggak suka aku telepon?" Anastasia menatap ponselnya yang ia sengaja laudspe