Juardi memenuhi panggilan untuk memberi keterangan setelah menerima daftar dokumen yang akan ditanyakan. Ia datang bersama penasihatnya sendiri dan meminta semua proses dicatat. Petugas hukum hadir sebagai pendamping keluarga, sementara seorang penyidik menerima keterangan resmi. Gama dan Diandra tidak duduk dalam ruangan yang sama; mereka menunggu di luar agar Juardi tidak merasa ditekan oleh keluarga Pradipta.
Pada awalnya, Juardi mengatakan ia hanya menyetujui pengadaan komponen. Ia tidak pernah menginstruksikan teknisi memasang komponen lama. Ia mengakui tanda tangannya berada pada otorisasi pembelian, tetapi berpendapat catatan di bawahnya adalah arahan sementara yang ditulis bagian gudang.
Penyidik menunjukkan perintah kerja dengan kode kendaraan Geraldi, daftar persediaan komponen, dan catatan nomor seri yang ditemukan pada pemeriksaan teknis. Juardi mengatakan ia tidak mengingat nomor tersebut. Ia meminta waktu membaca dokumen, lalu mengoreksi ucapannya: ia mengingat permintaan untuk menunda pembelian karena sengketa pembayaran, tetapi tidak ingat memerintahkan penggantian.
Petugas mengajukan pesan dari akun perusahaan yang ditemukan dalam arsip resmi. Pesan itu dikirim oleh Juardi kepada bagian gudang pada malam sebelum kendaraan dijadwalkan dipakai. Isinya meminta agar komponen baru tidak dipasang sampai sengketa kontrak dibicarakan, dan kendaraan tetap dicatat telah siap. Juardi mengatakan kalimat itu bisa berarti ia menunda tagihan, bukan menyuruh mobil digunakan dengan rem lama.
Penyidik membandingkan pesan itu dengan formulir pemasangan dan catatan keluar-masuk gudang. Komponen lama tercatat keluar pada malam yang sama, sementara komponen baru belum diterima. Tanda tangan pada daftar pengeluaran adalah milik pegawai gudang, bukan Juardi. Juardi tidak dapat menjelaskan mengapa formulir menyatakan pekerjaan selesai bila komponen tidak diganti.
Ia meminta jeda. Setelah berbicara dengan penasihatnya, Juardi mengakui ia mengirim instruksi tersebut untuk menahan penggantian sampai perusahaan Pradipta menyetujui pembayaran tambahan. Ia berkata ia berharap masalah itu membuat Diandra kembali bergantung pada perusahaannya. Ia tidak mengakui ingin menewaskan siapa pun, tetapi menerima bahwa ia membiarkan kendaraan digunakan dengan komponen yang seharusnya diganti.
Pernyataannya dicatat dan dibacakan kembali. Juardi meminta satu koreksi: ia ingin membedakan perintah menahan pemasangan dari perintah memasang komponen lama. Penyidik menyetujui koreksi itu, lalu bertanya apakah ia mengetahui kendaraan tersebut akan dikendarai Geraldi. Juardi menjawab ia tahu kendaraan itu milik keluarga, tetapi tidak tahu jadwal perjalanan tepatnya.
Pemeriksaan tidak menetapkan perkara selesai. Penyidik meminta dokumen asli, memeriksa autentikasi pesan, dan menyatakan keterangan Juardi akan dibandingkan dengan catatan lain. Ia belum diputus bersalah. Gama menerima ringkasan prosedur dari petugas hukum, bukan salinan seluruh wawancara.
Di luar gedung, Juardi tidak berbicara kepada Gama. Ia melewati keluarga Pradipta bersama penasihatnya. Gama ingin mengejarnya, tetapi Diandra menyentuh lengannya dan mengingatkan bahwa langkah berikutnya adalah urusan resmi. Ia tidak perlu mengubah keterangan menjadi pertengkaran di tempat parkir.
Sebelum diminta memberi keterangan, Juardi menerima pemberitahuan tentang dokumen yang akan diperlihatkan. Ia boleh membawa penasihat sendiri dan meminta koreksi bila ada jawaban yang tidak dicatat akurat. Petugas hukum menjelaskan kepada Gama bahwa kehadiran keluarga tidak akan membantu proses; mereka menunggu di luar dan tidak berkomunikasi dengan Juardi selama pemeriksaan.
Dalam sesi pertama, Juardi berkata ia hanya menyetujui pengadaan, bukan pemasangan. Ia mengakui meminta pembelian ditunda karena masih ada sengketa tagihan. Ia beranggapan mobil tak akan digunakan sebelum pekerjaan selesai. Namun, ketika ditunjukkan formulir yang menyatakan kendaraan siap, ia mengatakan tidak tahu siapa yang mengisi kolom tersebut.
Penyidik membacakan tanggal pesan dari akun perusahaan yang menyebut mobil Geraldi secara khusus. Juardi berkata ia mengirim pesan itu untuk memastikan tagihan lama dibayar, bukan untuk mengubah kondisi kendaraan. Ia diminta menjelaskan mengapa pesan menyinggung “komponen lama” dan mengapa gudang mengeluarkan nomor seri yang sama.
Juardi meminta jeda dan berbicara dengan penasihatnya. Setelah kembali, ia mengoreksi jawaban awal. Ia mengaku tahu komponen belum diganti, tetapi berharap mobil bisa bertahan sampai pembayaran diterima. Ia tetap menyangkal mengetahui komponen itu sudah melewati batas pemakaian. Penyidik mencatat perubahan tersebut dan meminta bukti siapa yang memberi penilaian teknis.
Catatan inspeksi dari gudang menunjukkan peringatan bahwa komponen tidak layak digunakan lagi. Tanda tangan teknisi ada di bawah peringatan, sedangkan pesan Juardi dikirim setelah ia menerima salinan laporan itu. Juardi mengatakan ia mungkin membaca pesan ringkas, bukan lampiran. Penyidik tidak menerima jawaban itu begitu saja; ia meminta salinan surel utuh beserta metadata dan catatan penerima.
Di luar ruangan, Gama bertanya kepada petugas hukum apakah Juardi sudah mengaku menyabotase mobil. Petugas menjawab tidak. Ia telah mengakui menunda penggantian meski tahu komponen belum diganti, tetapi pengetahuan tentang risikonya dan niatnya masih harus diuji. Gama menerima bahwa kata “sabotase” belum boleh dipakai sebagai kesimpulan resmi.
Diandra tidak menyela. Ia berkata ia juga ingin mendengar hasil lengkap sebelum mengatakan apa pun tentang Juardi. Mereka menunggu keterangan tertulis dan salinan dokumen, tidak mendatangi Juardi setelah sesi berakhir.
Farel menyarankan Gama menuliskan kronologi singkat tentang bagaimana setiap dokumen diterima. Gama mencatat persetujuan Diandra, tanggal permintaan, dan daftar lembar yang diperlihatkan. Ia tidak menyalin isi pesan perusahaan ke catatan pribadi. Petugas hukum meninjau kronologi tersebut dan berkata pemisahan sumber akan membantu bila ada pihak mempertanyakan keaslian dokumen.
Diandra melihat catatan itu dan membubuhkan paraf bahwa ia mengizinkan pemeriksaan arsip keluarga. Ia tidak mengesahkan interpretasi Farel atau Gama. Semua orang setuju perbedaan ini harus jelas. Setelah itu, Gama menunggu kabar dari instansi, bukan menebak siapa yang menulis formulir.
Juardi tidak diberi tahu siapa saja yang menunggu di luar. Penyidik meminta ia menjawab berdasarkan pengetahuannya sendiri dan mencatat jika ia tidak ingat. Penasihatnya membaca setiap pertanyaan sebelum ia menjawab. Proses berlangsung tertib; tidak ada yang menjanjikan perlakuan khusus karena sengketa itu menyangkut keluarga kaya atau perusahaan besar.
Juardi meminta waktu membaca dokumen tanpa gangguan.
Ia membaca ulang setiap jawaban sebelum menandatangani.
Pemeriksaan berakhir tanpa kesimpulan yang dipaksakan.