Mereka kembali memutari labirin batu tersebut. Dengan bantuan sihir cahaya milik Julian serta sihir waktu milik Redd, mereka akhirnya dapat keluar dari labirin itu. Tidak ada yang berbeda dengan saat mereka memasuki labirin tersebut. Bagian labirin yang telah diubah menjadi butiran pasir oleh sihir Redd kembali menutup. Setelah keluar kini adalah waktunya mereka untuk beristirahat, terlebih Julian yang menggunakan sihir cahayanya menuntun jalan keluar.
Julian menghempaskan napasnya lega. “Akhirnya beristirahat juga. Berikan aku waktu untuk memulihkan energiku,” ucap Julian.
“Aku kagum dengan sihirmu karena dapat mengingat jalan dari labirin yang rumit itu,” ujar Zachary memuji sihir Julian.
Julian setengah tersenyum. “Memang begitu cara kerjanya, tetapi karena hal itu pula energi yang h