“Kau membuatku terkejut, apa yang kau temukan di sana?” tanya Sera.
“Apa mungkin buku ini seperti sebuah buku ramalan? Kejadian di dalamnya aku rasa persis seperti apa yang tengah terjadi saat ini. Atau mungkinkah hanya sebuah kebetulan?” Hans malah ikut bertanya-tanya.
Yang lainnya pun saling mendekat sambil membungkuk untuk mengetahui apa yang baru saja ditemukan Hans di dalam bukunya tersebut.
“Katakan saja apa yang kau temukan,” kata Julian.
“Di dalamnya mengatakan, ‘Ketika sebuah tanah kehilangan cahayanya, tanah berubah tandus sedangkan zaman beku hanya satu lapis di bawahnya. Bersamaan dengan itu takdir berjalan mencari cahaya ilahiah yang tidak dapat ditaklukkan.’ Kira-kira begitu isinya. Setelah aku membacanya berkali-kali dan mencoba memahaminya bukankah hal ini serupa?”