Celine pulang ke rumahnya tepat pada pukul delapan malam, setibanya di rumah ia pikir suaminya sudah sampai juga sebab selepas maghrib tadi mertuanya sempat mengirim potongan video di mana Al dan Fathur pulang bersamaan. Lantas, kemana perginya pria itu? ia juga tidak menghubungi Celine sama sekali, bahkan untuk sekedar bertanya, keseharian Celine seperti biasanya. Celine menghela napas pasrah, apapun akhir nya, ia berusaha untuk ikhlas dan tidak akan bertingkah berlebihan, kecuali memang untuk saat ini.
“Apa dia lagi bareng sama Dianty?” Tanya Celine pada dirinya sendiri. Sejak tadi ia hanya mondar mandir di depan televisi, sembari menunggu suaminya pulang. Sesekali ia mengecek ponselnya, barang kali ada kabar dari pria itu, namun sejak tadi hasilnya tetap nihil, Al sama sekali tidak ber