Suara bising kota Jakarta mampu hilang begitu saja di telinga Celine setiap kali Celine memejamkan mata. Entah sudah kali ke berapa ia mengitari jalanan ini, pertemuannya dengan Azka sudah selesai, dan ia sudah dalam perjalanan menuju rumahnya, namun ia merasa belum siap untuk kembali ke rumah, entah kenapa perasaannya jadi aneh, perasaan yang sulit ia gambarkan, ia seakan takut untuk bertemu dengan suaminya sendiri. Semenjak Al bertingkah aneh, Celine juga merasa aneh jika bersikap biasa saja ke suaminya, ia tidak bisa melakukan itu sebab akan selalu ada rasa yang seperti menghalanginya.
“udah ah mau sampai kapan gua kayak gini? Freak banget. kalau dia selingkuh, yaa udah berarti udahan nikah nya.” Ucap nya pada diri sendiri. Ucapan yang terdengar begitu m