“Bagaimana? Lo bisa?” tanya Xera kepada Dania, yaitu partnernya.
“Bisa sih, cuma itu mungkin bisa membunuh gue nantinya nggak sih?” ucap Dania sembari memakan kentang buatannya di atas tempat tidur bersama Xera.
“Yakali, lo jangan alay bisa? Aneh gue, latihan militer apa sih yang lo ikuti?”
“Bela diri b**o,”
“Iya iya itu maksud gue. Cepat aja lo iyain, bukannya partner harus nurut sama kata-kata gue ya?” Xera melirik ke atas terlihat berpikir dan mengingat sesuatu seraya memasukkan kentang ke mulutnya.
“Yakali, lo kira kami babu?”
“Emang iya nggak sih?”
“s****n!” umpat Dania dan menatap sinis Xera yang berada di dekatnya itu.
“Mau nggak lo? Maksud gue bisa nggak?”
“Bisa sih sebenarnya, hal kaya gitu udah pasti mudah. Apalagi gue juga pernah trainee jadi