Xander meregangkan tubuhnya yang sudah sangat penat, ia melihat ponselnya dan jam sudah menunjukkan angka satu dini hari. Ia tidak kaget, karena Xander sadar akan waktunya dan memang sengaja untuk tidur larut demi mengecek semua pekerjaannya dengan sangat teliti. Tidak lama Xander baru menyadari bahwa teman-temannya tidak ada yang balik ke hotel hari ini.
“Apa mereka semua sesibuk itu? Bahkan sampai tidak ada yang mengabari sekalipun?” Xander bergumam dengan melihat ke arah ke luar jendela, sangat gelap pikirnya. Walaupun masih ada beberapa cahaya terang yang ia lihat.
Xander kembali menatapi lembaran kertas yang ada di depannya, ia menghela napasnya. Tidak ada satupun dari mereka semua yang membuat Xander curiga. Alibi semuanya sangat jelas dan terlihat masuk akal, sepertinya Xand