“Bikin roti bakar sama nasi goreng Neng” ujar Nyak Adit sambil menyiapkan sarapan untuk nona cantik bernama Hana itu. Gadis cantik nan baik hati yang bahkan terkadang ada keinginan untuk memiliki menantu secantik dan sebaik hati Neng Hana, namun kemudian tersadar bahwasanya perbedaan besar tentu saja tak mungkin bisa terlampaui. Masa iya Neng Hana yang anak orang kaya, pintar dan juga cantik jelita akan menyukai seorang laki-laki biasa seperti Adit. Ya, walaupun hanya sekadar menghayal tak apalah karena memang khalayan adalah sesuatu yang sulit untuk dijangkau. Bekerja di rumah ini membuat Nyak Adit sedikit banyak tahu bagaimana perilaku orang-orang yang ada di rumah. Manusia tak luput dari kekurangan sehingga bila dibilang sempurna juga tidak mungkin pasti ada saja celah, namun tinggal ba