Nyak menggenggam tangan Bapak Adit, mereka berdua saling menguatkan. Masing-masing memiliki pemikiran yang kurang lebih sama. Bagaimana mereka berdua sangatlah ingin untuk membahagiakan anak-anaknya namun harus bersabar dan terus berusaha. Tak lama kemudian, tak terdengar lagi suara Adit dan juga Adhim tak terdengar kembali, sepertinya mereka berdua sudah tertidur.
Di dalam kamarnya, Adit sedang memegang sumpit yang menjadi incaran oleh Pak Suryo tanpa ia ketahui, entah akan seperti apa respon Pak Suryo kalau tahu bahwa Adit lah yang memiliki benda yang telah ia cari selama ini. Sesuatu yang sangat berharga bahkan saat ini ia tengah kesulitan untuk mendapatkan sumpit ajaib yang dengan mudahnya ada di tangan Adit. Hingga sekarang Adit belum sadar sepenuhnya bahwa apa yang ia miliki adalah