Adit masih belum menyadari bahwa bahaya tengah mengancam. Ia sendiri masih belum menyadari sepenuhnya bahwa apa yang ia miliki adalah sesuatu yang banyak orang inginkan. Ia bahkan tak seperti yang ingin memilikinya bahwa akan selalu menggunakan barang yang dipunyai Adit untuk memudahkan kehidupannya kelak berbeda dengan Adit yang bahkan jarang sekali menggunakannya. Terasa aneh saja bila Pak Suryo tahu ada orang yang memiliki benda seajaib itu tak memaksimalkan menggunakannya. Bahkan walaupun belum memilikinya saja, Pak Suryo sudah berangan-angan untuk apa saja sumpit ajaib itu akan ia gunakan. Mulai mendapatkan apa yang ia dan keluarga inginkan, misalnya mobil baru, rumah baru dan banyak hal lainnya.
Keesokan pagi semua berjalan seperti biasa, tidak ada yang berbeda. Nyak berangkat beke