“Pak, Nyak sama abang udah pulang” ujar Adhim sambil menunjuk ke arah jalan. Mereka berdua sedang berada di teras rumah karena tadi sempat mengobrol dengan para tetangga. Ya, membahas masalah tentang ala-ala survey sensus penduduk yang hanya di data tiga rumah saja, bahkan celotehan tetangga yang menganggap apakah ini ada hubungannya dengan dua lelaki misterius yang sempat beberapa hari sebelumnya.
“Wahh, kangen nih sama abang kayaknya” ujar Adit setelah memarkirkan motornya. Adhim memasang wajah sebal karena ledekan abangnya tersebut. Begitulah kaka beradik, ada saja tingkah polahnya yang membuat gelak tawa, kadang juga membuat jengkel karena ada-ada saja tingkah dari dua kakak beradik ini. Terlihat sering tak akur padahal mereka berdua saling menyayangi, bila lama tak bertemu akan menim