“Di minum dulu teh angetnya Pa. Kalo pusing, papa istirahat aja. Jangan banyak pikiran” ujar sang istri sambil memijit kening sang suami. Setelahnya mama Hana membiarkan sang suami beristirahat.
“Bapak sakit Bu?” tanya Nyak Adit sambil memotong bahan masakan yang nanti akan di gunakan.
“Nggak Bik, biasa pusing karena banyak kerjaan aja” ujar Mama Hana sambil membantu Nyak Adit menyiapkan bahan masakan untuk menu makan malam nanti. Setelahnya mereka berdua kembali memotong bahan masakan dan menyiapkan alat-alat memasak yang akan di gunakan. Di sini mama Hana sekalian belajar memasak seperti yang Nyak Adit masak. Belajar agar walaupun hanya di rumah saja namun tetap bisa berkreasi. Bagaimana tidak, semua sajian yang dibuat oleh Nyak Adit selalu menjadi primadona, semuanya tanpa terkecuali