“Ma, Hana balik ke kamar dulu ya” ujar Hana setelah membantu mamanya membereskan sisa makan malam. Ia kemudian memainkan ponselnya walaupun tak mungkin Adit aktif di jam seperti ini. Ia memainkan ponselnya sebentar, kemudian beralih untuk shalat dan juga bersiap untuk tidur. Perut Hana sudah terisi penuh jadi tak mungkin tiba-tiba tengah malam terbangun karena lapar di tengah malam. Kadang kalau ia sengaja makan lebih sedikit, bukan karena rasa masakan Nyak Adit kurang enak namun ia memang sengaja tak makan banyak karena kadang-kadang Hana berusaha untuk membatasi porsi makannya. Selama di sini, berat badan Hana bertambah. Ya, mau bagaimana, masakan Nyak Adit enak-enak semua sehingga mama dan papa Hana justru senag seklai melihat berat badan Hana yang bertambah jadi kelihatan lebih berisi.