Di sepanjang perjalanan menuju kediaman Ellisa dan Kai, Michelle tak hentinya memeluk wanita paruh baya itu. Mereka sudah seperti sepasang kutub magnet yang sudah sekian lama ditaruh di tempat terpisah lalu disatukan kembali hari ini. Kai sampai harus mengambil alih kemudi demi membiarkan kedua wanita itu saling memuaskan hasrat melepas rindu mereka.
Di tengah laju mobil yang mulus tanpa guncangan, Michelle terpejam nyaman dalam pelukan hangat Ellisa. Ia sampai lupa akan udara dingin di luar yang beberapa saat lalu sempat membuatnya gelisah. Entah Ellisa terlalu hebat atau dia memang diberkati naluri keibuan yang luar biasa. Rangkulannya tak pernah gagal membuat Michelle betah berlama-lama menempel di dekatnya.
Pada detik-detik ini, Michelle merasa menjadi orang paling beruntung di duni