Setibanya Samuel dan Aisyah di panti tempat Nadira tinggal, seorang ibu berbadan tambun tampak berteriak-teriak di depan panti asuhan, sehingga menimbulkan keributan.
Aisyah dan Samuel saling pandang seolah bertanya lewat pandangan itu apa yang telah terjadi di panti itu.
Lalu, setelah mobil terparkir, Aisyah dan Samuel gegas keluar. Samuel langsung menengahi masalah itu dengan meminta ibu berbadan tambun itu untuk berhenti berteriak dan mengatakan apa masalah yang sudah terjadi.
Sementara Aisyah merangkul pundak ibu panti, menenangkan wanita paruh baya itu yang sudah menangis sebab diamuk oleh ibu berbadan tambun itu.
"Bagaiman saya tidak marah. Anak saya setiap hari selalu dibully oleh anak yang enggak tahu diuntung itu. Udahlah yatim piatu, malah buat masalah. Enggak tahu diri,"