Seraut Wajah Menyeramkan di Balik Kaca Jendela Itu Muncul Lagi
Seraut Wajah Menyeramkan di Balik Kaca Jendela Itu Muncul Lagi
“HERAN akuuuuu!” ucap Dani depan Fian dan Dirga. Mereka bertiga berada di dalam kamar Ray malam itu, sepulang dari counter.
“Kenapa?” tanya Fian dan Dirga hampir bersamaan.
“Tante Ratna, Mama Ray… nggak seperti biasa, ko nggak ada meneleponku untuk menanyakan Ray. Ini sudah dua minggu Ray belum juga ada kabar.”
“Apa mungkin Ray menelepon ibunya lewat nomor lainnya?” Dirga menduga-duga.
“Mungkinkah?” Dani balik bertanya pada Dirga.
“Mungkin saja,” Dirga menegaskan.
“Ya, dugaan Dirga menurutku… benar,” Fian ikut meyakinkan. Dani berpikir sesaat. Ia ingin sekali menelepon Ratna, tapi takut perempuan itu tiba-tiba bertanya perihal Ray dan ia bingung menjawabnya. Namun, kalau ia mencoba meneleponnya sekarang setelah mendengar