Sosok yang Datang Tengah Malam
PINTU kamar diketuk sedikit keras. Malam senyap terusik. Mata Dani terkuak. Ia terjaga setelah tidur semenjak pukul dua puluh dua lantaran letih. Di sampingnya, Dirga berbaring. Sementara Fian, memilih tidur di kamarnya karena ada teman kuliahnya yang menginap untuk bersama-sama mengerjakan tugas. Tubuh Dani beranjak perlahan. Kamar gelap. Ia sudah beberapa malam kembali tidur di kamar Ray. Tentunya tidak sendiri. Bersama Fian dan Dirga. Atau salah satu dari kedua temannya itu kalau kebetulan yang satunya berhalangan.
Sesaat, matanya diedarkan ke segenap penjuru ruang kamar yang gelap. Tak terlihat apa-apa. Semua hitam. Siapa yang mengetuk pintu kamar tengah malam? pikirnya. Ia menyadari waktu baru saja menginjak tengah malam. Ia baru tidur selama dua jam d