Kembalinya Si Gembel
TUBUH Ray telentang di atas pembaringan. Waktu menunjukkan pukul empat belas lebih beberapa menit. Ia baru pulang dari kampus satu jam lalu. Tidak singgah di counter. Ada yang tengah dipikirkannya. Dan ia ingin menyendiri. Ia pun langsung meluncur ke Surya Gemilang. Kang Jaka yang awalnya hendak mengajaknya berbincang, mendadak mengurungkan niat melihat wajah Ray yang tampak berkerut. Kang Jaka membiarkan Ray menuju kamar untuk menyendiri. Sepertinya, Ray tengah ingin merenung tanpa gangguan siapa pun, begitu yang terpikir oleh Kang Jaka.
Berkelebat di benak Ray, wajah ibunya, ayahnya, dan kedua adiknya. Lalu wajah-wajah saudara dari pihak ibunya. Rita, Bunda Dewi, Fajar, bahkan Nadya. Lalu wajah teman-temannya bergantian. Dani, Fian, Dirga, Fadia, dan Nirina. Tak ke