Ketakutan Dekat Dengan Rasa Hati yang Tak Nyaman
“AKU tunggu di tempat parkir, ya Nir!” seru Fadia di ambang pintu ruang perkuliahan. Perkuliahan pada jam pertama baru saja usai. Semua mahasiswa pun sudah keluar dari ruangan terkecuali Nirina yang masih mengobrol dengan salah satu teman perempuan.
“Oke!” Nirina tak kalah kelas suaranya, menyamai seruan Fadia yang tampak terburu-buru. Ia pun kembali melanjutkan perbincangan dengan temannya yang bernama Lita.
“Nah, gitu, Nir…” Lita meyakinkan lagi.
Nirina manggut-manggut. Ia baru tahu jika Fadia menyimpan rasa cemburu padanya. Dan Lita yang menyampaikannya. Fadia sempat mencurahkan isi hatinya pada Lita mengenai hal itu. Selama ini, Nirina merasa pertemanannya dengan Fadia baik-baik saja, tak ada masalah apapun, lantaran Nirina pun tak